bukanberitabiasa.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,7 mengguncang Kabupaten Aceh Barat Daya dan sekitarnya pada Senin (24/3/2025) pukul 21.26 WIB. Gempa ini merupakan gempa dangkal yang terjadi di darat akibat aktivitas Sesar Besar Sumatera pada Segmen Batee-A.
BACA JUGA : Ketopat Lonan & Cupil, Hidangan Lebaran Khas Lampung
Lokasi dan Kedalaman Gempa
Kepala Balai Besar BMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengungkapkan bahwa gempa bumi berpusat pada koordinat 3.63° Lintang Utara dan 96.75° Bujur Timur. Lokasi gempa berada sekitar 33 kilometer barat daya Blang Pidie, Aceh Barat Daya, dengan kedalaman tiga kilometer. Gempa ini termasuk dalam kategori gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas Sesar Besar Sumatera pada Segmen Batee-A. Meskipun getarannya cukup kuat, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena terjadi di darat dengan kedalaman yang relatif dangkal. BMKG terus melakukan pemantauan terhadap potensi gempa susulan dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika terjadi perkembangan. BMKG meminta masyarakat di sekitar wilayah terdampak untuk tetap tenang, mengikuti arahan dari pihak berwenang, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini termasuk jenis gempa dangkal akibat pergerakan Sesar Besar Sumatra pada Segmen Batee-A,” jelas Hendro.
Dampak Gempa di Aceh Barat Daya dan Nagan Raya
Warga di Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kabupaten Nagan Raya merasakan gempa dengan skala intensitas III MMI. Getaran terasa cukup kuat di dalam rumah dan menyerupai sensasi saat truk besar melintas. Beberapa warga yang sedang beristirahat terbangun akibat guncangan tersebut dan keluar rumah untuk memastikan situasi. Sebagian lainnya menghubungi keluarga dan tetangga untuk menanyakan kondisi mereka. Meskipun gempa cukup terasa, tidak ada laporan kepanikan besar di masyarakat. Warga tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Namun, hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban akibat gempa tersebut.
BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Hingga pukul 22.00 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan. Hendro mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
BACA JUGA : Polisi Tangkap Ketua Geng Motor All Stars Sukabumi
BMKG terus melakukan pemantauan dan akan memberikan informasi terbaru jika terjadi perkembangan lebih lanjut. Masyarakat diharapkan tetap waspada, terutama bagi yang berada di sekitar daerah terdampak gempa.