bukanberitabiasa.com – Seorang anak berusia 11 tahun, Muhamad Ridwan Hafid, hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk mencari korban yang arus laut seret.
BACA JUGA : Simvastatin Bukan Solusi untuk Makan Enak saat Lebaran
Tim SAR Dikerahkan untuk Cari Korban yang Hilang di Garut
Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi siang hari. Korban, yang berasal dari Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan hilang setelah berenang di sekitar area Curugan Sayang Heulang. Saat itu, ia berenang bersama keluarganya di dekat pesisir pantai. Korban kemudian tergelincir dan terbawa arus yang kuat. Keluarganya berusaha mencari bantuan dan segera memberi tahu petugas di lokasi. Aep mengatakan bahwa arus laut menyeret korban, dan hingga kini petugas belum menemukan dia.
Peristiwa ini bermula saat korban berwisata bersama keluarga ke Pantai Sayang Heulang untuk menikmati libur Lebaran. Korban berenang bersama dua orang dari rombongan keluarganya.
“Ada kemungkinan korban terpeleset ke area palung laut yang dalam dan langsung terseret arus laut yang menyebabkan tenggelam,” jelas Aep.
Melihat kejadian itu, saudara korban panik dan segera meminta bantuan kepada masyarakat di sekitar pesisir pantai. Setelah itu, keluarga korban juga segera mencari pertolongan dari masyarakat dan petugas yang bertugas di pantai tersebut.
Setelah mendapat laporan, petugas langsung melakukan pengecekan dan pencarian di lokasi kejadian. “Kami terus berupaya mencari korban dengan melakukan penelusuran ke tengah lautan dan menyusuri pantai,” kata Aep.
Tim SAR gabungan hingga kini terus melakukan pencarian korban dengan menyisir wilayah pantai dan laut sekitar. Upaya pencarian ini masih berlangsung dengan harapan bisa segera menemukan korban yang hilang. Masyarakat setempat juga memberikan bantuan dengan ikut serta dalam proses pencarian tersebut.
BACA JUGA : Lalin Mudik H-2 Lebaran: Tol Japek Km 38-48 dan MBZ Padat
Kepolisian dan petugas terkait menghimbau agar pengunjung pantai berhati-hati, terutama saat berenang di area yang berarus kuat.