bukanberitabiasa.com – Kebakaran hutan hebat melanda Korea Selatan dan menewaskan sedikitnya 27 orang. Api menyebar cepat dan memaksa sekitar 37.000 orang mengungsi dari rumah mereka. Pemerintah menyebut ini sebagai kebakaran hutan paling mematikan dan paling luas dalam sejarah negara tersebut.
BACA JUGA : Dampak Kesepian, Bisa Picu Stroke dan Penyakit Jantung
Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korsel melaporkan bahwa kobaran api menghancurkan lebih dari 35.000 hektar hutan. Api juga memutus jalan dan jalur komunikasi di beberapa wilayah. Warga terpaksa melarikan diri dalam kondisi panik tanpa sempat membawa barang pribadi.
Kepala Divisi Bencana dan Keselamatan, Lee Han-kyung, mengatakan api menyebar sangat cepat dan sulit dikendalikan. Pemerintah pun segera menaikkan status peringatan krisis ke tingkat tertinggi.
Presiden sementara Korsel, Han Duck-soo, menjelaskan bahwa kebakaran ini jauh melampaui perkiraan sebelumnya. Dalam rapat darurat, ia menekankan bahwa model prediksi cuaca dan kebakaran tidak mampu mengantisipasi skala bencana ini.
Kota Andong menjadi salah satu wilayah yang terdampak parah. Beberapa warga yang mengungsi ke gedung olahraga sekolah dasar mengaku harus kabur dengan tergesa-gesa. Mereka tidak sempat menyelamatkan barang apapun.
BACA JUGA : Biaya Sekali Terbang Modifikasi Cuaca Capai Rp 200 Juta
Pemerintah saat ini fokus memadamkan api dan membantu para korban. Petugas darurat terus menyisir wilayah terdampak untuk mencari korban lain dan mengevakuasi warga yang masih terjebak.
Hello,
Its opportunity to get featured on digitaljournal.com with your press release content. Publish your press release announcement on Digital Journal. For more details please get me back at [email protected]
Thanks,
Priyanka Patil